Desa Wisata

Desa Wisata (9)

DESA WISATA KARIMUNJAWA

  • Thursday, 20 April 2017 09:51
  • Written by

Desa Wisata Karimunjawa

Karimunjawa adalah desa di kecamatan karimunjawa, jepara, jawa tengah indonesia . Pemerintah desa karimunjawa terpusat dipulau karimunjawa dengan luas wilayah deretan 4623,5 Ha, yang meliputi beberapa pulau, yaitu :

. pulau karimunjawa =4,302 ha

. pulau menjangan besar =56 ha

.pulau menjangan kecil = 46 ha

.pulau genting = 137 ha

.pulau menyawakan =24 ha

.pulau geleang =24 ha

.pulau seruni = 20 ha

. pulau sambangan = 8 ha

.pulau cemara besar = 3,5

. pulau cemara kecil = 1,5 ha

.pulau burung = 1 ha

.pulau batu = 0,5 ha

Daya Tarik

Desa karimunjawa merupakan Taman Nasional dengan potensi laut yang melimpah. Masyarakat desa karimunjawa banyak bekerja dibidang hasil laut, selain itu masyarakat desa karimunjawa juga banyak yang bekerja dibidang kerajinan kayu seperti tasbih ,gelang ,tongkat dll.

Desa karimunjawa terdapat beberapa tempat wisata yaitu :

. makam sunan nyamplingan

.gunung gede

. gunung maming

.bukit love

.bukit joko tuo

.bukit nyamplungan

.air terjun nyamplungan

.legon lele

 

KARIMUNJAWA TOURISM VILLAGE

Karimunjawa is village which is located in sub-district of Karimunjawa, Jepara, Central Java of Indonesia. The government of Karimunjawa is centered on Karimunjawa island with an area of 4623,5 Ha, which includes several island, that are :

·      Karimunjawa island = 4,302 ha

·      Menjangan besar island = 56 ha

·      Menjangan kecil island = 46 ha

·      Genting island = 137 ha

·      Menyawakan island = 24 ha

·      Geleang island = 24 ha

·      Seruni island = 20 ha

·      Sambangan island = 8 ha

·      Cemara besar island =3,5 ha

·      Cemara kecil island = 1,5 ha

·      Burung island = 1 ha

·      Batu island = 0,5 ha

Attractiveness :

Karimunjawa village is a national park with abundant sea potential. Most of society of Karimunjawa village not only in the field of marine product, but also they work in the field of woodcraft such as tasbih, bracelets, sticks, etc.

Village there are  several places in the Karimunjawa :

·         Sunan nyamplingan tomb

·         Gede mount

·         Maming mount

·         Love hill

·         Joko tuo hill

·         Nyamplungan hill

·         Nyamplungan waterfall

·         Legon lele

Desa Wisata kampung Sembada Ukir

  • Thursday, 20 April 2017 09:55
  • Written by

KAMPUNG SEMBADA UKIR

Daya Tarik

Mayoritas Masyarakat Desa Petekeyan bergelut dibidang Industri Kerajinan Ukir Meubel Minimalis. Oleh karena itu desa Petekeyan menjadi Sentra Kerajinan Meubel Minimalis, hasil dari industri masyarakat Desa Petekeyan dipasarkan secara langsung di showroom milik pengrajin. Selain dipasarkan secara offline, hasil masyarakat juga di pasarkan secara online oleh pengusaha furniture Desa Petekeyan. Kampung sembada ukir merupakan kampung yang berada di desa petekeyan Kecamatan Tahunan Jepara, kampung sembada ikur telah menjadi sentral industri mebel minimalis petekeyan jepara. Saat ini kampung sembada ukir telah memiliki lebih dari 30 motif mebel minimalis khas pembentukan kampung Sembada Ukir yang semkin berkembang Dan banyak sekali tukang-tukang kayu dan pengukir-pengukir handal di kampung sembada ukir ini. Kampung sembada uikr juga kaya akan potensi Furniture, Diantaranya : Perabot rumah tangga, aneka macam ukiran dan Handy craft.

 

SEMBADA UKIR HUTMENT

PETEKEYAN

 

Attractiveness :

The majority of society in Petekeyan Village work in the field of handicraft carving  industry minimalist furniture. Therefore Petekeyan Village became a center of minimalist furniture crafts the result of from the industrial community Petekeyan Village directly marketed in showroom owned by craftmen. In addition to the offline market results are also marketed online by Petekeyan furniture entrepreneur. Sembada Ukir Hutment is a hutment located in Petekeyan village Tahunan Sub-District Jepara, sembada ukir hutment has become of furniture industry minimalist Petekeyan Jepara. Currently the carved hometown has more than 30 minimalist furniture motif typical of the formation of the sembada ukir village which is growing and a lot of carpenters and carving sculptors in the village. Sembada ukir village also rich in potential Furniture,

Among others : Household furniture, various kinds of engraving and handy craft. 

Desa Wisata Kemojan

  • Thursday, 20 April 2017 09:33
  • Written by

DESA KEMOJAN

Secara Administratif Pemerintahan Desa Kemujan berpusat di Pulau Kemujan, terdiri dari 5 RW dan 20 RT. Luas wilayah daratan Desa Kemujan 1649 Ha yang terdiri dari beberapa pulau sebagai berikut :

          . Pulau Kemujan = 1.501 Ha

          . Pulau Bengkoang = 105 Ha

          . Pulau Sintok = 21 Ha

          . Pulau Cendekian = 13 Ha

          . Pulau Cilik = 2 Ha

          . Pulau Gundul = 2 Ha

          . Pulau Mrican = 1 Ha

          . Pulau Tengah = 4 Ha

Daya Tarik

Tidaj jauh berbeda dengan desa Karimunjawa, desa Kemujan juga bagian dari Kecamatan Karimunjawa. Keduanya berada digugusan Pulau Karimunjawa. Masyarakatnya pun banyak bekerja dibidang yang sama yaitu hasil laut dan kerajinan souvenir dari kayu. Desa Kemujan memiliki beberapa tempat wisata, yaitu :

          . Tracking Hutan Mangrove, di Pulau Kemujan

          . Pantai Batu Karang Pengantin, di Pulau Kemujan                                   (Dukuh Karanglawang)

          . Pantai Barakuda, di Pulau Kemujan

DESA WISATA PLAJAN

  • Wednesday, 19 April 2017 12:06
  • Written by

DESA PLAJAN (KECAMATAN PAKIS AJI – KABUPATEN JEPARA )

Desa Plajan berada disebelah timur ibu kota kabupaten yang merupakan salah satu Desa diKecamatan Pakis Aji dengan jarak tempuh ke ibu Kota Kecamatan kurang lebih 5 KM dan ke Ibu Kota Kabupaten kurang lebih 22 KM dapat ditempuh dengan kendaraan + 30 menit. letak pusat pemerintah desa berada pada 06.58315 LS dan 110.78576 BT (diukur dengan alat JPS pada tanggal 25 Juli 2009).

Desa Plajan berbatasan dengan : sebelah utara desa Kepuk kecamatan Bangsri, sebelah timur Desa Tanjung kecamatan Pakis Aji, sebelah selatan Desa Tanjung kecamata Pakis Aji, sebelah barat desa Guyangan dan desa Lebak kecamatan Pakis Aji.

Luas wilayah daratan desa Plajan 1,044,500 Ha dan tidak memiliki wilayah pantai. Luas lahan yang ada terbagi dalam beberapa peruntukkan, seperti fasilitas umum, pemukiman, pertanian, kegiatan ekonomi dan lain-lain

Secara adminitratif Desa Plajan terdiri dari 43 RT dan 7 RW, meliputi 24 dukuh.

Secara topografi, Desa Plajan dapat dibagi dalam dua wilayah, yaitu daratan rendah dan perbukitan. Wilayah terendah RT. 43, RW. II dan daerah tertinggi adalah di wilayah RT. 39, RW. VI yang merupakan perbukitan. Desa Plajan memilki variasi ketinggian antara 300 m sampai dengan 500 m dari permukaan laut. Suhu udara 18-25 oC dengan curah hujan berkisar 4-25 mm.

Berdasarkan data Adminitrasi, desa Plajan terdiri dari 3.358 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penduduk :

- Laki-laki : 3.709 jiwa

- Perempuan : 3.730 jiwa

- Jumlah : 7.439 jiwa

 

Sarana Prasarana

Desa Plajan memiliki Pusat pemerintahan balai desa, kantor Desa, Polindes, Gapoktan, Karang Taruna dan gedung BPD berlokasi pada satu area ditengah desa yang merupakan pusat pelayanan masyarakat juga sarana lainnya sebagai berikut:

- 1 Pasar desa

- 1 Puskesmas Pembantu

- 1 Sekolah tingkat SLTP (MTs) swasta

- 5 SD Negeri

- 2 Madrasah ibtidaiyah

- 3 Taman kanak-kanak

- 2 PAUD

- 47 Musholla

- 15 Masjid

- 5 Pure

- 1 Gereja

 

Seni dan Budaya

Desa Plajan juga memiliki khasanah kebudayaan tradisional dan modern dan ber aneka ragam yang semuanya tergabung dalam Aliansi Insan Seni Plajan (ALIP ) seperti:

A. Tradisional

1. Ketoprak (punah)

2. Wayang orang (punah)

3. Wayang kulit (ada)

4. Emprak (ada)

5. Reog (ada)

6. Terbang telon (ada)

B. Moderen

1. Orkes melayu (Dangdhut)

2. Qasidah

3. Band

4. Campur Sari

 

Cagar pariwisata dan Cagar Budaya

Desa Plajan memiliki obyek wisata alam dan wisata buatan sebagai berikut:

  1. Gua Sakti
  2. Kedung Gong
  3. Balai Romo
  4. Keramat
  5. Makam Bunawi
  6. Belik sumur
  7. dan Belik Pengantin
  8. Sendang Winengku
  9. Akar Seribu
  10. Grenjengan
  11. Gong Perdamaian Dunia

 

PLAJAN VILLAGE (PAKIS AJI SUB-DISTRICT – JEPARA DISTRICT) 

Plajan village is located in the eastern capital city which is one of the villages in sub-district of Pakis aji with distance to the capital city of sub-district approximately 5 km and to the capital city of the regency approximately 22 km can be reached by vehicle approximately 30 minutes.  Where the center of village government is on 06.58315 LS and 110.78576 BT (measured by jps on 25 July 2009).

Plajan village is bordered to the north of the village kepuk sub-district bangsri, east of tanjung village sub-district Pakis Aji, south of tanjung sub-district Pakis Aji, west of the village of Guyangan and Lebak village sub-district  Pakis Aji.

The land area of the plajan village is 1,044,500 Ha and has no coastal area. The area of land that is divided into several designations, such as public facilities, settlements, agriculture, economic activities and others.

Administratively, the plajan villages of 43 RT and 7 RWs cover 24 dukuh.

Topographically plajan village can be divided into 2 areas, namely low land and hills. The lowest area RT. 43 RW.02 and the highest area is the area of RT. 39 RW.06 which is the hills. The plajan village has variations in altitudes between 300 m up to 500 m above sea level. Air temperature 18-25 oc with rainfall ranges from 4-25 mm.

Based on plajan village administration data consisting of 3.358 household heads with population

-       Male :3.709 soul

-       Famale : 3.730 soul

-       Amount : 7.439 Soul

Infrastructure

Plajan village has a central government hall village,office village, polindes, gapoktan, karang taruna and bpd buildings located in one area center village which is the center of community services as well as other facilities as elaborate:

-       1 market Village

-       1 puskesmas auxiliary

-       1 Junior High School

-       5 Public Alementary School

-       2 MI

-       3 Kindergarten

-       2 Early Childhood Education Programs

-       47 Musholla

-       15 Mosque

-       5 Temple

-       1 Church

Art and culture

The plajan village also has a traditional and modern culture and diverse cultures all incorporated in the Aliansi Insan Seni Plajan (ALIP)/ Alliance of  Plajan Artists like:

A.           Traditional

1.    Ketoprak

2.    Wayang Orang

3.    Wayang Kulit

4.    Emprak

5.    Reog

6.    Terbang Telon

B.            Modern

1.      Orkes melayu (Dangdhut)

2.      Qasidah

3.      Band

4.      Campur Sari

Tourism reserves and cultural reserves

Plajan village has natural attractions and artificial tourism as:

·      Sakti Cave

·      Kedung Gong

·      Balai Romo

·      Keramat

·      Makam Bunawi

·      Belik Sumur

·      Belik Pengantin

·      Sendang Winengku

·      Akar Seribu

·      Grenjengan

·      Gong Perdamaian Dunia

DESA TELUK AWUR

  • Wednesday, 19 April 2017 10:55
  • Written by

DESA TELUK AWUR (KECAMATAN TAHUNAN – KABUPATEN JEPARA)

 

Daya Tarik :

Pantai Teluk Awur adalah pantai yang terletak di desa Teluk Awur,Tahunan 4 km dari pusat kota Jepara.Pantai ini ditandai oleh banyaknya pohon mangrove yang berfungsi sebagai peneduh selain sebagai penahan abrasi.Setiap tahun di pantai ini diadakan acara tradisional pesta Lomban.Fasilitas yang disediakan diantaranya :

            . Kano

            . Duck Buoy (pelampung bentuk bebek)

            . Donut Buoy (pelampung ban dalam)

            . Kamar Bilas

            . Warung Makan

            . Hotel/Homestay

 

TELUK AWUR VILLAGE (TAHUNAN SUB-DISTRICT JEPARA DISTRICT)

 

Teluk Awur beach is a beach located in the village of Teluk Awur, Tahunan 4 km from downtown Jepara. This beach is characterized by the number of mangrove trees that serve as a shade other than as an abrasion holder. Every year on this beach held a traditional ceremony party lomban. Facilities provided among others :

·      Kano

·      Duck Buoy

·      Donut Buoy

·      Room Rinse

·      Food Stalls

·      Hotel/Homestay


DESA WISATA BANDENGAN

  • Wednesday, 19 April 2017 09:06
  • Written by

DESA BANDENGAN

(KECAMATAN JEPARA-KABUPATEN JEPARA)

    

     Daya Tarik :

Perekonomian warga desa Bandengan berasal dari hasil laut .Hal ini karena letak desa yang berada di pesisir pantai Kabupaten Jepara.Pantai Tirto Samudro atau Klein Scheveningen atau yang dikenal oleh masyarakat umum dengan sebutan Pantai Bandengan adalah pantai yang terletak 7 km sebelah utara darei pusat kota Jepara,Jawa Tengah.Pantai berpasir putih ini banyak dikunjungi untuk melihat matahari terbit dan matahari terbenam.

Fasilitas yang disediakan diantaranya:

-         Banana Boat

-         Jetski

-         Water Flying Fish

-         Water Hoverboard

-         Water Jetpack

-         Water Flyboard

-         Water Skiing

-         Donut Buoy (pelampung ban dalam mobil)

-         Duck Buoy (pelampung bentuk bebek)

-         Kano

-         Perahu Sapta Pesona ke Pulau Panjang

-         Mushola

 

 BANDENGAN VILLAGE

 

(JEPARA SUB-DISTRICT – JEPARA DISTRICT)

 

Attractiveness :

The economy of Bandengan comes from marine products. It’s caused the location of the village located in coastal district Jepara. Tirto Samudra beach or Klein Scheveningen or which known by general public as the Bandengan Beach is a beach which is located 7 km  north of  downtown Jepara, Central Java. Most of the tourist come to the whitejaud beach to see the sunrise and sunset.

 

The facilities provided among others :

·      Banana Boat

·      Jetski

·      Water Flying Fish

·      Water Hoverboard

·      Water Jetpack

·      Water Flyboard

·      Water Skiing

·      Donut Buoy (Buoy tires in the car)

·      Duck Buoy (Duck shape buoy)

·      Kano

·       Sapta Pesona Boat to Long Island

·      Musholla

Desa Wisata Mulyoharjo

  • Tuesday, 18 April 2017 11:04
  • Written by

DESA MULYOHARJO

Mulyoharjo adalah sebuah desa dikecamatan Jepara, Jawa Tengah, Desa mulyoharjo juga terkenal sebagai sentra industri seni patung dan pahat dari kayu. Desa mulyoharjo merupakan cikal bakal dari seni ukir jepara. Zaman dahulu terkenal dengan ukiran Macan Kurung. Desa mulyoharjo adalah Desa Wisata Industri Kreatif (DEWINDIF).

Diluar furniture, industri pengolahan kayu di Jepara juga dikembangkan dalam produk kerajinan, termasuk souvenir, Macan Kurung, patung di Mulyoharjo.Terdapat 157 unit usaha yang menggeluti jenis industri ini. Sebanyak 1.095 pekerja yang menggeluti industri ini sepanjang tahun 2008 tercatat menghasilkan 418.737 set / buah produk. Konsumen diluar negri memberikan kepercayaan pada perajin di Jepara karena mereka memiliki keunggulan kompetitif yang jauh lebih baik dibanding produsen ditempat lain. Kehalusan finishing dan detail produk yang jauh lebih baik, telah memberikan daya tarik yang luar biasa bagi peminat produk diberbagai belahan dunia.  

 

MULYOHARJO VILLAGE

 

Mulyoharjo is a village in jepara district of central java. Mulyoharjo village is also famous as a center of sculpture and woodcarving industry. Mulyoharjo village is the forerunner of carving jepara art. Antiquity famous for tiger carving brackets. Mulyoharjo Village is a creative tourism industry/ Desa Wisata Industri Kreatif (DEWINDIF) :

 

Outside furniture, wood processing industry is also developed in handicraft products including souvenirs tiger brackets in Mulyoharjo statue. There are 157 business units that cultivate this type of industry. As many as 1095 workers who cultivate this industry during the year 2008 recorded produce 418,737 sets / fruits of the product. Overseas consumers give trust to craftsmen in Jepara because they have a much better competitive advantage compared to manufacturers elsewhere. Finishing fineness and much improved product detail, has provided tremendous appeal to product enthusiasts around the world.

Desa Wisata Troso

  • Tuesday, 18 April 2017 10:55
  • Written by

Kecematan pecangaan-kabupaten Jepara

Daya tarik

Perekonomian Desa Troso banyak digerakkan oleh home industri kerajianan tenun ikat, kerajinan mebel dan pertanian. Sesuai dengan namanya. Kerajinan Tenun ikat Troso digeluti oleh warga desa Troso dan dikenal seluruh Indonesia bahkan mancanegara.

Keterampilan membuat tenun ikat sudah dimiliki oleh warga Desa Troso sejak tahun 1935 yang bermula dari tenun gendong warisan turun-temurun. Tahun 1943 mulai berkembang tenun pancal dan kemudian pada tahun 1946 beralih menjadi alat tenun bukan mesin ( ATBM ), hingga sekarang. Keterampilan ini terus berkembang . varian produk-produk baru berhasil dimunculkan para perajin sering berkembangan zaman.

 

Pecangaan Sub-District – Jepara District

 

Attractiveness :

The economy of Troso villagemany driven by weafing craft home industry, craft furniture and agriculture. As the name implies. Handicraft Weaving ikat Troso cultivated by villagers Teoso and known throughout Indonesia and even abroad.

Skill to make ikat weaving is already owned by villagers of Troso since 1935 which originated from weaving sleeve hereditary heritage. In 1943 began to develop woven pancal and then in 1946 turned into a loom not a machine (ATBM), until now. This skill continues to grow new product variants successfully raised the artisans often the times.


Desa Wisata Tempur

  • Saturday, 28 January 2017 11:30
  • Written by

”Desa Tempur”, terletak di lereng gunung muria masuk wilayah
kecamatan keling kabupaten jepara karna hal ini yang membuat “Desa Tempur”
merupakan desa tertinggi di kabupaten jepara sedangkan jarak dari pusat kota
sekitar 50 km kearah timur.

Desa Tempur dikelilingi gunung baik utara, barat, selatan,
timur hal ini yang membuat pesona alam di desa tempur apik. Keindahan gunung –
gunung yang berjajar diantara pandangan hijaunya persawahan, hembusan angin
yang menyejukkan dengan diiringi suara hilir arus aliran sungai disepanjang
perjalanan. Keindahan sungai desa tempur yang masih alami, sumber mata air yang
langsung dari pegunungan muria membuat sungi ini jernih dan menyegarkan. Banyak
sungai yang tersebar di desa tempur.

Mayoritas masyarakat Desa Tempur bekerja dalam bidang Produk
unggulan dari Desa Tempur adalah Kopi Tempur. Kopi Tempur adalah kopi yang
sudah tersohor di Jepara bahkan sudah di ekspor ke luar negeri. Kopi Tempur
kini sudah masuk salah satu hotel di Jepara yaitu BayFront Villa di Pantai
Teluk Awur. Kopi Tempur berasal dari desa Tempur kecamatan Keling.Selain kopi
desa tempur juga mempunyai buah unggulan yaitu Salak.

 Profil Desa Tempur :

Profil Kegiatan/Aktifitas Masyarakat :

 

Profil Potensi Wisata :

1. Alam
 

2. Situs Candi

TEMPUR VILLAGE

“Tempur Village” or “War Village”, located on the slope of Muria Mountain, Keling sub district Jepara Regency. That makes “Desa Tempur” the highest village in Jepara Regency while the distance from city center is around 50 km towards east.

Tempur Village is surrounded by mountain both of the north, west, south and east and it is creating beautiful nature in Tempur Village. The beautiful view of Mountains that lined between the views of green fields, a cooling breeze accompanied with the voice of downstream river flow along the street. The wonderful view of the river in Tempur village and the fresh springs from Muria Mountain makes the river clean and fresh. There are many Rivers in Tempur village.

There are lots of Tempur villagers who work in their own Superior product field, Tempur Coffee. Tempur Coffee is famous coffee in Jepara even this coffee being exported to foreign countries. Now, Tempur Coffee has entered one of Hotel in Jepara, Bay Front Villa in Teluk Awur Beach. Tempur Coffee came from Tempur village, Keling sub district. Besides coffee, Tempur village also has superior fruit, thorny palm.

Profile of Tempur Village:

Profile of Community Activities:

Profile of Potential Tourism:

1.      Nature

2.      The Temple Site

 

PILIH BAHASA

English French German Indonesian Italian Portuguese Russian Spanish

KALENDER EVENT

November 2017
S M T W T F S
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30