Budaya Karimunjawa

  • Posted on:  Thursday, 27 April 2017 14:51
  • Written by 
Rate this item
(0 votes)

Atraksi Wisata Budaya

Atraksi wisata budaya yaitu : kesenian rakyat (reog barong, pencak silat yang diiringi gamelan), acara tradisional (perkawinan suku bugis, upacara peluncuran perahu, menambak ikan, mengunjungi Makam Sunan Nyamplungan, Makam Sayid Kambang, Makam Sayid Abdullah dan sumur Wali). Sunan Nyamplungan diceritakan sebagai orang pertama yang mendiami Kepulauan Karimunjawa, yang juga murid Sunan Kudus. Rumah adat yaitu hasil budaya manusia yang dinilai cukup menarik untuk dijadikan obyek wisata. Keanekaragaman suku yang ada mampu menarik pengunjung untuk berkunjung ke Karimunjawa.
Reog barongan yang terdapat di Pulau Karimunjawa, Pulau Kemujan dan Pulau Parang. Untuk masa mendatang, kesenian rakyat ini dipertunjukkan pada momentum tertentu saja, seperti misalnya acara khitanan dan Perayaan HUT Proklamasi RI. Di Pulau Parang kesenian ini sudah ada sejak 25 tahun yang lalu, namun saat ini sudah punah karena regenerasi pemain dan kondisi peralatan yang memprihatinkan. Adat perkawinan adat suku Bugis yang dimulai dengan acara Mapuce-mapuce, Massuro, Maddupa, Mappaenre dan pesta Anggaukeng.

Tourism Cultural Attraction

There are many tourism cultural attractions in Karimunjawa.They are: traditional art (reog barong, pencaksilat (kind of martial sports)with gamelan instrument), traditional event (Bugis ethnic marriages,boat launching traditions,spearfishing, visiting SunanNyamplungan’s tomb, SayidKambang’s tomb, Sayid Abdullah’s tomb and Wali’s well). SunanNyamplunganwas told as the first person who lived in Karimunjawa Island, he was SunanKudus’s student. There are many tourism objects, such as traditional house that has its own distinctivee culture which can attract the tourists. Variety of ethnics in Karimunjawa attracts the touristto visit and explore theisland. Reog Barongan is one of traditional pop arts in Karimunjawa Island, Kemujan Island and Parang Island. In the next time, the traditional pop arts are shown in the certain event such astraditional male circumcision and Indonesia Independence Day. In Parang Island, this arthad beenexistedsince 25 years ago, but now the arts are already extinct because of the regenerating players and the condition of the equipment. A Bugis ethnic traditional marriage begins with Mapuce-mapuce, Massuro, Maddupa, Mappaenre and Anggaukeng party (a series of Bugis marriage tradition).


 


SAIL KARIMUNJAWA

Sail Indonesia merupakan reli yatch atau kapal tahunan yang berangkat dari Darwin Australia dengan tujuan wisata destinasi yatch seluruh Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Indonesia.

Rute Pelayaran: Berangkat dari Darwin Australia menuju Kupang, Alor, Labuan Bajo, Bali, Karimunjawa, Kumai, Bangka Belitung, dan Singapura.

Sail Indonesia akan diikuti 61 yacht dengan 135 Peserta dari 18 negara diantaranya: Selandia baru, Australia, Amerika Serikat, dan Inggris.

Persiapan Penyambutan Even Sail di Karimunjawa yang dilakukan antara lain pendirian Posko Sail dan pemasangan umbul-umbul mulai di Pelabuhan Syah Bandar dan Pelabuhan Inti.

EVENT SAIL

  1. Bakti Sosial: Pengobatan Gratis, Pijat Refleksi, Potong Rambut, Pasar Murah, Pembagian buku gratis kepada sekolah-sekolah.
  2. Pesta Rakyat: Jalan Santai dan Panggung Hiburan (Tari Tradisional dan musik dangdut)
  3. Penyuluhan Pariwisata (Membersihkan sepanjang tepi pantai Pulau Karimun)
  4. Festival Kuliner dan Lomba Masak.

 

SAIL KARIMUNJAWA

Sail Indonesia is an annual yacht rally that departs from Darwin Australia to yacht tourism destination all over Indonesia. This activity aims to introduce the natural and cultural wealth of Indonesia.

The cruise route: Darwin, Australia to Kupang, Alor, Labuan Bajo, Bali, Karimunjawa, Kumai, Bangka Belitung, and Singapura.

There were135 yachts participating in the event. They were from 18 countries; such as New Zealand, Australia, United States and England.

Building booths and raising flags marked the beginning of the preaparation to greet the participants of the Sail Indonesia.

Events:

  1. Charity events: free healthcare, massage, barbershop, discount market, free book for school
  2. Folk festival: fair and show (traditional dance show and dangdut show)
  3. Tourism actions (clean up the seashore of Karimunjawa Island Beach)
  4. Culinary festival and cooking competition
  5. Fishing competition

 

 

Read 141 times Last modified on Wednesday, 03 May 2017 10:28

PILIH BAHASA

English French German Indonesian Italian Portuguese Russian Spanish

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/ticjepar/public_html/modules/mod_wsfbcom/mod_wsfbcom.php on line 18

KALENDER EVENT

May 2017
S M T W T F S
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31