Industri Kue dan Roti - Desa Bugo

  • Posted on:  Saturday, 28 January 2017 12:28
  • Written by 
Rate this item
(0 votes)

Sejarah Singkat Industri Roti

Pada tahun 1960 – an ada 2 orang penduduk desa Bugo yang bernama bapak Sunar dan bapak Kaswi yang bekerja pada perusahaan roti milik orang Cina di Kudus. Setelah beberapa tahun bekerja di perusahaan roti tersebut mereka akhirnya mengusai cara dan teknik pembuatan roti. Kemudian pada tahun 1970an setelah merasa mampu dan menguasai cara pembuatan roti, mereka memutuskan untuk usaha mandiri dalam bidang pengolahan kue dan di desaBugo.

Pada awalnya mereka membuat kue dan roti bolang baling,roti moho, roti manis dan untir untir. Namun saat itu usaha pengolahan kue kue dan roti belum bisa berkembang , karena masyaraka masih asing dengan produk produk tersebut. Bahkan poduk produk tersebut masih di anggap makananmewah yang hanya dapat dibelioleh kalangan menengah ke atas. Namun dengan kesabaran, ketekunan dan keuletannya lambat laun produk produk ini mulai di kenal dan diminati masyarakat.

Pada saat itu beberapa orang penduduk desa Bugo bekerja sebagai tenaga kerja di perusahaan kue dan roti milik Bapak Kaswi dan Bapak Sunar . Akhirnyasemakin banyaklah orang desa Bugo yang menguasai cara pengolahan roti dan kue kue tersebut, dan mulai semakin bertambah banyak pula masyarakat desa Bugo yang mendirikan usaha pengolahan kue dan roti dalam skala industri rumah tangga ( home industri ).

Selain Bapak Kaswi dan Bapak Sunar, akhirnya muncullah nama nama yang lain seperti Bapak Kliwon, Bapak Sukamat,Bapak Kuat, Bapak Rahmat, dan Bapak Sugono yang mendirikan usaha pengolahan roti dan kue –kue dalam skalahome industri di desa Bugo Welahan Jepara ini.

Pada sekitar era 80- an Bapak Kuat dan Bapak Sukamat berusaha mengmbangkan usaha pengolahan aneka kue dan roti ini di Jakarta. Ternyata usaha mereka di Jakarta maju dengan pesat. Kondisi ini membuat warga Bugo yang lain tertarik mengikuti mereka untuk merantau dan berusaha di Jakarta. Pada saat itu bahkan usaha pengolahan aneka roti dan kue dari pengusaha desa Bugo ini berkembangdi kota kota Jawa Barat seperti Banten, Cikampek, Bogor, Krawang dan sebagainya.

Namun pada tahun 1987 banyak dari warga Bugo ini yang akhirnya kembali ke kampung halamannya untuk mengembangkan usahanya di daerah sendiri. Usaha pengolahan aneka kue dan roti di desa Bugo ini akhirnya dari tahun ke tahun tambah pesat. Kondisi ini membuat inisiatif warga desa Bugo untuk mendirikan koperasi yangberbadan hukum dengan nama ” KOPINKRA KARYA BOGA ” ( Koperasi Industri Dan Kerajinan Karya Boga ) yang anggotanya adalah para pengrajin kue dan roti dari desa Bugo. Kemudian koperasi ini juga telah menjalin kerja sama dengan perusahaan produk tepung teriguyaitu ” Sri Boga Ratu Raya ” dari Semarang.

Desa Bugo saat ini benar benar telah menjadi sentra industri kue dan roti yang di buktikan dengan di resmikannya desa Bugo sebagai pusat dan pasar perdagangananeka kue dan roti oleh Bapak Bupati Jepara . Dengan demikian dalam memasarkan produknya masyarakat produsen kue dan roti tidak perlu memasarkan sendiri ke konsumen, melainkan ada para pedagang yang mengambil langsung ke pusat produk di desa Bugo ini untuk di pasarkan ke kota Jepara, Kudus, Rembang, Pati, Semarang, Demak dan kota kota lainnya.

 
 

Cake and Bakery industry

A brief history 

In 1960, there were two villagers from Bugo village ( a village in Jepara) named Mr. Sunar and Mr. Kaswi who worked on a bakery company. The company was owned by a Chinese and located in Kudus, Central Java. After ages working there, they mastered on how to make bread and what are the techniques. In 1970’s, they felt that they were able to make their own, so they decided to go out and build their own industry in Bugo Village.

At the beginning, they produced kind of local breads like bolang-baling, moho, sweet and untir-untir. Sadly, people were still strange to this kind of products, so it developed slowly. The people thought that that just kinds of luxury food that could only be bought by a middle class up to high class people. By their persistence, patience and ability, the products were starting to become familiar among the people.

Some of the villagers were worked there to help Mr.Kaswi and Mr.Sunar. Time by time, more and more people joined. The people started to know how to make the bread and build their own home industry.

Instead of Mr. Kaswi and Sunar, there were others name who started the industry. They are Mr. Kliwon, Mr. Sukamat, Mr. Rahmat, Mr. Sugono. They started their home industry of bakery in Bugo Village, Welahan, Jepara.

In 80’s, Mr. Kuat and Mr. Sukama tried to bring their business to Jakarta. Fortunately, they got succes. Knowing this, many people followed their way to build the business in Jakarta. At after several times, they grew up and succes in several cities of West Java like Banten, Cikampek, Bogor, Karawang, etc.

In 1987, many of them decided to go back to their home town to continue the business there. Years by years, it developed so quickly. They then had an idea to establish a legal cooperative named ”KOPINKRA KARYA BOGA” ( Koperasi Industri Dan Kerajinan Karya Boga ). The members of it are enterpreneurs of cake and bakery from Bugo Village. This cooperative has been made a cooperation with a flour company named Sri Boga Ratu Raya from Semarang.

Bugo Village nowadays becomes a center of cake and bakery industry in Jepara. The Regent of Jepara was officially launched the village as the center of cake and bakery trade and industry. Therefore, the producers do not need to distribute their products, but there will be a seller who take it and then distribute it to some cities like Jepara, Kudus, Rembang, Pati, Semarang, Demak, and etc.

Read 616 times Last modified on Tuesday, 02 May 2017 11:29

PILIH BAHASA

English French German Indonesian Italian Portuguese Russian Spanish

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/ticjepar/public_html/modules/mod_wsfbcom/mod_wsfbcom.php on line 18

KALENDER EVENT

August 2017
S M T W T F S
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31