Benteng Portugis

  • Posted on:  Saturday, 28 January 2017 11:50
  • Written by 
Rate this item
(0 votes)

 

Benteng Portugis di Jepara merupakan salah satu Benda Cagar Budaya, Kawasan ini mempunyai nilai sejarah yang penting bagi perkembangan Kabupaten Jepara dan potensi alam yang menarik, sehingga kawasan disini perlu dilestarikan dan ditata dalam perencanaan untuk dikemas dan dipresentasikan sebagai sarana pariwisata yang mempunyai nilai edukatif dan rekreatif. Kawasan Benteng Portugis secara administrasi, berada pada wilayah Desa Banyumanis Kecamatan Donorojo. Lebih jelasnya disajikan pada peta berikut ini.

Kawasan Wisata Benteng Portugis sebagai salah satu situs arkeologis di Jepara memiliki banyak potensi yang sangat bermanfaat bagi seluruh warga masyarakat yang perlu dikembangkan menjadi Kawasan Wisata Sejarahyang mempunyai nilai edukatif  dan rekreatif  agar dapat meningkatkan ekonomi lokal kawasan sekaligus dan meningkatkan jati diri Kabupaten Jepara. Hal ini tentunya dapat diintegrasikan dengan prioritas program di sektor transportasi, kelautan, kebersihan dan pertamanan, kependudukan serta penataan bangunan dan lingkungan guna mendukung sektor pariwisata dan budaya di Kawasan Wisata Benteng Portugis.

Benteng Portugis di Jepara merupakan salah satu Benda Cagar Budaya yang sudah tercatat di BP3 (Badan Penyelamatan dan Pelestarian Benda cagar Budaya). Kawasan ini mempunyai nilai sejarah yang penting bagi perkembangan Kabupaten Jepara dan potensi alam yang menarik, sehingga kawasan disini perlu dilestarikan dan ditata dalam perencanaan untuk dikemas dan dipresentasikan sebagai sarana pariwisata yang mempunyai nilai edukatif dan rekreatif.

 

PESONA WISATA ALAM

Selain Benteng Portugis sebagai Destinasi wisata sejarah dan budaya, juga memiliki potensi keindahan alam yang besar dan terlengkap di Kabupaten Jepara. Potensi alam yang mendukung Destinasi wisata Benteng Portugis antara lain wisatawan dapat melihat pemandangan bukit , gunung cagar alam Clering , laut , dan pantai ,serta hamparan batuan sedimen yang jarang dijumpai di pantai lain dan merupakan ICON Destinasi wisata Benteng Portugis serta dapat melihat keindahan Pulau Mondoliko yang letaknya tepat berada di utara Benteng Portugis.

Dengan didukung oleh sumber daya alam yang besar pemandangan di sekitar Destinasi Wisata Benteng Portugis sangat menarik dan menakjubkan. Keindahan alam tersebut dapat kita jadikan sebagai slogan wisata “ BACK TO NATURE “ . Keindahan alam yang mendukung ini , sangat disukai wisatawan mancanegara yang setiap tahunnya mengalami peningkatan arus kunjungan ke Destinasi wisata Benteng Portugis.

PESONA WISATA SEJARAH

Benteng ini dibangun pada tahun 1632 oleh Kerajaan Mataram pada masa pemerintahan Sultan Agung Hanyockrokusumo yang bekerjasama dengan Bangsa Portugis yang pada saat itu berseteru dengan VOC Belanda .Benteng ini strategis untuk kepentingan militer zaman dahulu dengan menempatkan beberapa meriam dengan kemampuan jarak tembak 3 Km.Fungsi dari keberadaan Benteng ini sebagai markas tentara Portugis dan untuk menghalau kapal –kapal niaga VOC yang melintas bahkan yang ingin mendarat di pantai utara Jawa.Kenyataannya Malaka yang sebagai kota utama Portugis dapat direbut VOC pada tahun 1641 , dan tahun 1642 Bangsa Portugis angkat kaki dari Benteng ini.

Di Benteng Portugis ini terdapat 2 ( dua ) buah gua , yaitu gua vertical letaknya di atas Benteng disebelah sudut kanan Benteng dan gua lainnya berada di pinggir pantai sebelah barat yang menghubungkan Benteng Portugis dengan gua tritip berjarak 2 Km dari Benteng Portugis dan Gua Lawa batu gedek yang berada di pegunungan depan Benteng Portugis.Disebelah barat Benteng terdapat Benteng Pengintai berukuran 2,5 x 4 meter yang berfungsi sebagai tempat pengintaian musuh dan penempatan senapan laras panjang tentara Portugis di lubang – lubang kecil yang berjejer di Benteng Pengintai tersebut.

 

PESONA WISATA RELIGI

Makam Mbah Leseh. Mbah Leseh adalah  keturunan Mataram Islam dan merupakan abdi dalem atau Nayoko Projo Kanjeng Ratu Kalinyamat ( Retno Kencono ; Nama asli ). Saat itu beliau kelelahan dipantai untuk mencarikan tempat bertapa atau semedi Kanjeng Ratu Kalinyamat , yang terkenal dengan tapa Sindang Rekma ( bertapa dengan rambut terurai dan lamanya bertapa seakan –akan tidak mengenakan pakaian yang kelihatan badannya tertutup oleh rambutnya ) . Untuk mencari tempat pertapaan dibagi beberapa kelompok diantaranya , kelompok mbah Leseh dan kelompok Syayyid Utsman dan kelompok Mbah Suto Mangun Joyo Diceritakan karena kehausan dalam mencari tempat bertapa buat Kanjeng Ratu Kalinyamat sampai di pantai , melihat orang yang sedang mengambil bisik ditepi pantai , mintalah minum .Setelah diambilkan minum tiba – tiba beliau tidak ada atau hilang entah kemana ( bahasa Jawa : Lentang Sukmo ).  Makam yang sekarang ada ini diyakini masyarakat dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Jika peziarah mandi di sekitar makam tersebut pada hari sabtu pahing, atas ijin dan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa ,penyakitnya akan sembuh .Ketokohan dari Mbah Leseh tersebut diwarisi dan digambarkan pada perayaan sedekah bumi JEMBUL Desa Tulakan sebagai tokoh yang menguasai Dukuh Drojo dan Pejing.

Makam Mbah Syayyid Utsman di pantai sebelah selatan Pulau Mondoliko yang berpasir putih.Awal cerita Mbah Syayid Utsman adalah salah satu nayoko projo dari Kanjeng Ratu Kalinyamat yang mempunyai kelebihan berdakwah atau menyebarkan ajaran agama islam. Dan Mbah syayid Utsman merupakan tokoh masyarakat yang pernah menyebarkan ajaran agama islam di daerah pekalongan , Pemalang dan batang .Sehingga banyak penziarah yang datang berziarah berasal dari kota tersebut.Serta Mbah Syayid Utsman tersebut menetap tinggal di Desa Toelakan ( sekarang ; Tulakan ) menjadi seorang ulama besar di desa Tulakan tersebut. Ketokohan Mbah Syayyid Utsman digambarkan pada Jembul Tulakan Krajan pada pesta sedekah bumi Desa Tulakan

 

PESONA WISATA MINAT KHUSUS

Wisata minat khusus pada Destinasi wisata Benteng Portugis adalah mancing , Tracking , Out Bond , Camping , Hiking dan wisata meditasi.Bagi yang gemar atau memiliki hobby mancing dapat menyalurkan hobby tersebut dengan mincing di atas batuan sedimen atau karang yang berada di tepi pantai  Benteng Portugis.Tangkapan ikan yang dihasilkan seperti ; kakap merah , bawal , kerapu , Patikoli , dsb.

 

Bagi anda yang gemar tracking atau hiking dapat menelusuri bukit benteng portugis yang terdapat bebatuan besar serta pepohonan yang rindang , juga kemiringan tebing bukit yang membuat andrenalin anda gemetar saat menuruni tebing tersebut.Selain itu bagi yang gemar kegiatan out bond dan camping dapat menggunakan area terbuka hijau untuk kegiatan tersebut.

Sedangkan fasilitas yang dapat digunakan dalam kegiatan Camping antara lain ; mushola , toilet / WC , panggung gembira , lampu penerangan dan lain sebagainya. Selain fasiitas tersebut para peserta Camping mendapatkan pelayanan keamanan dan ketertiban selama 24 jam.

Jadi untuk kegiatan Camping tersebut , dikondisikan dalam keadaan aman , nyaman , tertib , dan keramahan dari petugas Destinasi wisata Benteng Portugis.

Selain itu di Destinasi wisata Benteng Portugis dilengkapi aneka mainan anak – anak dan fasiltas pendukung lainnya diantaranya Paviliun Kampoeng Portugis , area parkir dan beberapa gazebo atau gardu pandang.

Penginapan di Area "Benteng Portugis" :

PONDOK PARIWISATA BENTENG PORTUGIS

 Apa itu Pondok Pariwisata ?

ialah beberapa penginapan yang dikelola oleh " Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara ", yang diperuntukan bagi wisatawan. Pondok pariwisata untuk sekarang ini tahun 2016 baru ada  2 yaitu Pondok Pariwisata Benteng Portugis dan Pondok Pariwisata Karimunjawa. Keduanya berada di tengah - tengah kawasan atau area Pariwisata. Hal ini tentunya menguntungkan khusunya bagi wisatawan yang akan menginap di sini. Selain itu, untuk harga menginap tidaklah sama dengan penginapan umum lainnya. dikarnakan pengelolaan oleh pemda daerah jadi biaya yang dikenakan untuk menginap per-malam hampir sama dengan tarif penginapan kelas melati tetapi fasilitas yang diberikan kelas VIP. Berikut mengenai Pondok Wisata Benteng Portugis :

Pondok Pariwisata Benetng Portugis terletak di dalam area wisata Benteng Portugis tepatnya di tepi pantai barat Benteng Portugis yang dari pantai hanya berjarak kurang lebih 10 meter.

Di teras pavilliun dapat melihat pantai , laut , dan gunung serta dapat melihat lalu lalang para wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata Benteng Portugis.

Bangunan Pavilliun arsitekturnya bergaya klasik dipadu dengan gaya minimalis.

FASILITAS

  • Luas kamar 4 x 7 meter
  • Air Conditioner
  • TV Parabola 50 Chanel
  • Kamar Mandi dalam Shower
  • Garasi Mobil 3 x 4 meter
  • Free Soft drink / Air mineral

HARGA KAMAR  Rp 200.000 (without breakfast)

Harga tersebut sudah termasuk pelayanan dan pajak.Bagi anak berusia dibawah 5 tahun tidak dikenakan biaya tambahan.

Fasilitas lainnya yang ada di dalam kamar :

  • Almari pakaian
  • Meja rias
  • Sofa
  • Kipas Angin

Pelayanan dan fasilitas lainnya :

  • Room Service 24 Jam
  • Massage
  • Souvenir Shop
  • Drug Store

 

 

 

 

Sedangkan untuk Kuliner !!!

MENU KHAS BENTENG PORTUGIS

  • Pindang Srani ( Patikoli ,Tuna , Gerik , Kuro dan Tengiri )
  • Ikan Bakar ( Patikoli , Tuna , Kakap , Kuro dan Tengiri )
  • Udang soas tiram
  • Udang : Dogol,  SB Alberbeque, Rebus saos tomat.
  • Sate ikan Hiu
  • Cumi :  De Squire, saos tiram, tinta hitam
  • Mangut
  • Lontong Pecel
  • Es Klamut
  • Es Cleopatra

Kontak Person Manajer / Pengelola : 

Iwan Nugroho : 4277146/081326468467 / 081390964946

 

BENTENG PORTUGIS

Benteng portugis is one of cultural heritage object located in Jepara. This place has historical value which important for the development of interesting nature and for Jepara regency itself. Benteng Portugis needs to preserved and managed in well plan, so this place can be packed and presented as tourism tool, which has educative and recreational value. According to administration, Benteng Portugis located in Banyumanis village Donorejo sub district. For more information, look at the map below.

As one of the archeological site in Jepara, Benteng portugis area has many benefit potentials for the society. This tourism object needs to develop as the Historical Tourism Object which has educative and recreative value to increase local economy also identity of Jepara regency itself. Surely, it can be integrated with program priority in several sectors such as transportation, marine, sanitation and landscaping, demography and site plan to support tourism and culture object in Benteng portugis tourism object.

Benteng Portugis Jepara is one of cultural heritage object that has been listed in BP3 (the rescue and preservation of cultural heritage). This area has important historical value for the development of Jepara regency and interesting nature. This area needs to preserved and managed in well plan, so this place can be packed and presented as tourism tool, which has educative and recreational value.

THE WONDERFUL OF NATURE

Beside as historical and cultural tourism destination, Benteng portugis also has big natural beauty and the most complete destination in Jepara regency. The natural potential which support Benteng Portugis Tourism Destination such as tourists can see the beautiful view of the hill, Gunung Clering National Park, sea and beach. The tourist can also see spread out of the sedimentary rocks that rarely seen in another beach. This area is the ICON of Benteng Portugis Tourism Object. In addition, tourists can enjoy the beautiful view of Mondoliko Island which is located in the north of Benteng Portugis.

Support with huge natural resources, the surrounded view of Benteng Portugis Tourism Destination is very fascinating and fabulous. The tourists of Benteng Portugis very interest with the beautiful natural tourism so the visitors increase year by year.

THE WONDERFUL OF HISTORICAL TOURISM

Benteng Portugis was built in 1632 by Mataram Kingdom during Sultan Agung Hanyockrokusumo period who collaborate with Portuguese. At that time, Portuguese was hostile with Dutch East India Company (VOC). This fort is strategic for military with placing some gun with gunshot around 3 KM. The function of this fort as Portuguese army port and drive away the East India Company’s (VOC) commercial ship that across even drop their ship in northern coast of Java.  Reality, Malaka as the main Portuguese city taken by VOC in 1641, and Portuguese left the fort in 1642.

In this Benteng Portugis there are two caves, they are vertical cave located on top of the fort in the right corner and the other cave located in the west of seaside that connect Benteng Portugis with Tritip cave about 2 KM from Benteng Portugis and Lawa Batu Gedek cave. Thus objects located in Benteng Portugis Mountain. In the west of the fort there is 2,5 x 4 meters spotter fort as the spot enemy reconnaissance. The other function of the spotter fort is to place Portuguese army’s rifles on the small holes in a row the spotter fort.

THE WONDERFUL OF RELIGION TOURISM

Mbah Leseh’s Tomb. Mbah Leseh is a descent of Mataram Islam and a courtiers or Nayoko Projo Kanjeng Ratu Kalinyamat ( Retno Kencono ; surname ). At that time, He felt tired of finding a place in the beach to meditate which called Kanjeng Ratu Kalinyamat Meditation. The meditation is also well-known as sindang rekma meditation. Sindang rekma meditation means doing a meditation with the hair fall down. The hair covers all of the body and it makes him look like he doesn’t wear any clothes. To find a place to meditate, people are divided into three, they are Mbah Leseh group, Syayyid Utsman group and Mbah Suto Mangun Joyo group. It was told that because of the thirst in finding a place to meditate, they asked for a drink to a person they met in the seashore. After someone gave them a drink suddenly the person gone (Javanese: Lentang Sukmo).

People believe that this tomb can heal many diseases by taking a bath in the water near the tomb on sabtu pahing (a day in Javanese calendar). With God permission many diseases can be healed. To give a tribute to mbah leseh there is a Sedekah Bumi-a post-harvest thanksgiving ceremony called JEMBUL at Tulakan village. Tulakan village s

While Mbah Sayyid Ustman’s tomb is in the south of Mondoliko Island-an island with a white sand. At the beginning, Mbah Sayyid Ustman is one of Kanjeng Ratu Kalinyamat’s courtiers. He was the one who great on dawah. Mbah Sayyid Ustman is a person who spread Islam in Pekalongan, Pemalang and Batang. So, people who pilgrim in the tomb mostly come from those regions. Mbah Sayyid Ustman lived in Toelakan village (Now: Tulakan) became an ulema in Tulakan village. To give a tribute to Mbah Sayyid Ustman, there is a Sedekah bumi-a post-harvest thanksgiving ceremony at Jembul Tulakan Krajan in Tulakan village.

THE WONDERFUL OF SPECIAL INTEREST

Special interests Tourism in Benteng Portugis Tourism Destination are fishing, tracking, out bond, camping, hiking and meditation tourism. For people who interested in fishing activity, they can do their hobby on the sedimentary rocks or in the edge of coral Benteng Portugis. The catching fish are, red snapper, pomfret, grouper, patikoli (kind of local fish in Jepara and it is smoked), etc.

For people who interested in tracking and hiking, they can trace Benteng Portugis hill that there are some huge rocks and shady trees. Climbing the slope of the hill make tourists adrenalin rising when they go down of the cliff. Besides, for people who interested in out bond and camping activity can use the outdoor area for thus activities.

The facilities that can use for camping activity such as, mosque, restroom, theatre, illuminator, etc. The other facilities is camping participants get excellent service and safety 24 hours nonstop. So, any camp activity would be guaranteed safe, comfortable, disciplinary, and the friendliness from the officers of Benteng Portugis Tourism Destinantion.

In addition, Benteng Portugis Tourist Destination equipped with various toys and the other facilities like Paviliun Kampoeng Portugis, parking area and some gazebos.

 

 

PAVILIUN KAMPOENG PORTUGIS

Pavilliun Kampoeng Portugis located on the west coast seashore of Benteng Portugis around 10 meters from seashore.

From pavilion terrace, tourists can see the beautiful beach, sea, and mountain. The tourists also can see the activities of the other Benteng Portugis’s visitors.

FACILITIES

·         The room is 4 x 7 meters

·         Air Conditioning

  • Satellite TV with 50 Channels

·         Bathroom, shower

·         3 x 4 meters garage

·         Free soft drink/mineral water

PRICE IDR 200,000 (without breakfast)

The price is include service and tax. There is no additional fee for children under five years.

Bedroom Facilities:

·         Wardrobe

·         Dressing Table

·         Fabric Sofa

·         Fan

Other Services and Facilities:

  •  24 hours Room Service
  • Massage
  • Souvenir Shop
  • Drug Store
  •  

 Benteng Portugis Cuisine:

·         Pindang Srani (patikoli, Tuna, gerik, kuro, tenggiri)

·         Roasted Fish  ( Patikoli , Tuna , snapper , Kuro dan Tengiri )

·         Shrimp with oyster sauce

·         Shrimp: Dogol, SB Alberbeque, tomato sauce

·         Mangut

·         Shark satay

·         Squid: De Squire, oyster sauce, tinta hitam (squid ink)

·         Mangut

·         Lontong Pecel

·         Coconut Ice

 

·         Cleopatra Ice

Read 1929 times Last modified on Monday, 29 May 2017 11:50

PILIH BAHASA

English French German Indonesian Italian Portuguese Russian Spanish

KALENDER EVENT

October 2017
S M T W T F S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31