Monumen Ari Ari R.A Kartini

  • Posted on:  Saturday, 28 January 2017 11:48
  • Written by 
Rate this item
(0 votes)

Monumen ini dibangun oleh Pemda Jepara pada Tahun 1979. Monumen Ari – Ari Kartini adalah tempat dimana plasenta Kartini di pendam atau di tanam. Ari – Ari Kartini di tanam oleh Mbah Donoharjo di belakang rumah Kartini. Sayang rumah asli tempat Kartini di lahirkan sudah di bongkar habis. Hanya sebuah sumur dan lokasi ari-ari atau potongan tali pusar yang ditanam yang tersisa saat ini.

 

MAKNA / ARTI MONUMEN  ARI-ARI R.A KARTINI (DALAM KACA ) BUNGA KANTIL

Monumen

Jumlah

Makna / Arti

Kuncup Ke2 dari atas 21 Menunjukkan tanggal lahir RA Kartini
Lampu 4 Menunjukkan Bulan Lahir RA KArtini (Bulan April)
Kuncup Paling Bawah 18 Tahun Kelahiran RA Kartini( 1879)
Ukiran di bawah 7
Kuncup Paling Atas 9

*: Keterangan Bupati Jepara (Drs H Hendro Martojo, MM tahun 2001)

 

 Sekilas Lahirnya RA Kartini

  1. RA Kartini Lahir di Mayong pada hari Senin Pahing, tanggal 21 April 1879 Sebagai anak ke-4 dari 8 bersaudara.

Ayahnya merupakan wedono mayong bernama RMAA Sosroningrat dan ibunya bernama MA Ngasirah (Garwo Ampil)

  1. Nama RA Kartini diberikan bertepatan dengan upacara pupak pusar (Saat tali pusar putus)
  2. Yang menanamkan Ari-Ari RA Kartini yaitu Mbah Donoharjo
  3. Yang mengasuh anak-anak RMAA Sosroningrat yaitu mbah Lawiyah (Istri dari mbah Donoharjo)
  4. Awal Tahun 1881, RMAA Sosroningrat diangkat menjadi Bupati Jepara, RA Kartini berusia 2 tahun,  keluarga RA Kartini pindah ke Rumah Dinas Bupati Jepara.
  5. Pada Usia 24 Tahun RA Kartini menikah dengan Bupati Rembang bernama R Adipati Djojodiningrat pada tanggal 8 November 1903 bertempat di Rumah Dinas Bupati Jepara.

Sebelum menikah dengan RA Kartini, Djojodiningrat sudah mempunyai 3 orang istri dan 7 orang anak. Tanggal 11 November 1903 RA Kartini diboyong ke Rumah Dinas Bupati Rembang.

  1. Perkawinan RA Kartini dengan R Adipati Djojodiningrat melahirkan satu orang putra bernama RM Soesalit atau lebih dikenal dengan nama Raden MAs Singgih yang lahir 13 September 1904.
  2. Pada Tanggal 17 September 1904 RA Kartini meninggal dunia dalam usia 25 Tahun, Saat Soesalit berumur 4 Hari dan dimakamkan di Desa Bulu Rembang.
  3. Soesalit pernah menjadi panglima divisi III / Diponegoro yang waktu itu berpusat di Yogyakarta. Dan waktu meninggal dunia juga dimakamkan di Bulu Rembang.

Lokasi  : Jl Raya Mayong No K293 Jepara (KECAMATAN MAYONG)

No Telpon  : 0291 – 755702