Pantai Bandengan

  • Posted on:  Saturday, 28 January 2017 11:35
  • Written by 
Rate this item
(0 votes)
Pantai Tirto Samudro atau yang dikenal oleh masyarakat umum dengan sebutan Pantai Bandengan terletak 7 km sebelah utara dari pusat kota. Pantai yang airnya jernih dan berpasir putih ini sangat cocok untuk lokasi mandi . tak jarang para wisatawan yang datang ke obyek ini sengaja melakukan mandi laut. Umumnya mereka anak-anak, remaja dan para wisatawan manca Negara. Biasanya saat yang paling disukai adalah pada waktu pagi hari dan di saat sore menjelang senja dimana akan tampak panorama sunset yang memukau.
 
 
 
Di lokasi ini pula kita dapat bersantai ria dan duduk duduk di atas shelter sambil menikmati semilir angin pantai serta udara yang masih alami (tanpa polusi). Kawasan obyek wisata yang lahannya cukup luas (+ 16 hektar) dan sebagian besar ditumbuhi rerimbunan pohon-pohon pandan ini memang cocok untuk kegiatan remaja seperti berkemah, volley pantai, sepeda santai atau kegiatan-kegiatan serupa lainnya. Selain itu pula di dalam area obyek wisata ini sering digunakan sebagai ajang moto cross dan festival layang-layang baik regional, nasional maupun internasional. Obyek wisata ini dapat di jangkau dengan mudah oleh kendaraaan umum, sebab sudah tersedia prasarana jalan beraspal yang dapat ditempuh sekitar ± 10 Menit dari jalan raya menggunakan transportasi Sepeda motor /Mobil. sekarang sudah dibangun jalan tembus melalui kompleks stadion Gelora Bumi Kartini sehingga jarak tempuhnya semakin dekat.

Selain menikmati keindahan pantai, pengunjung dapat beraktivitas di laut dengan bermain jetski, banana boat, kano, dan berenang memakai pelampung ban warna-warni, atau naik kapal wisata berkapasitas 30 orang menuju Pulau Panjang. Aktivitas di tepi pantai diantaranya membuat istana pasir dan berpetualang dengan kendaraan ATV.

 

Melalui "Pantai Bandengan", kita juga dapat menuju ke "Pulau Panjang" dengan merogoh kocek Rp 20.000 Untuk transportasi kita akan menaiki kapal yang akan mengantarkan kita sampai pulau panjang dan pulang lagi ke dermaga di pantai bandengan. jika ingin menyewa 1 kapal juga di persilahkan dengan bernego harga dengan pemilik kapal tersendiri.
 
 

Bagi pengunjung yang ingin menjelajahi kawasan Obyek Wisata Pantai Bandengan dapat berkeliling dengan menggunakan kendaraan pribadi atau kereta wisata. Di dalam Obyek Wisata ini banyak dijumpai Warung makan yang menyajikan makanan menu seafood seperti ikan, udang, cumi-cumi, kerang, dan kepiting / rajungan.

 

 

HISTORI

Menurut catatan sejarah, pantai Bandengan ternyata masih terkait erat dengan kehidupan Pahlawan Nasional yang juga tokoh emansipasi wanita yaitu RA Kartini. Pantai ini menyimpan banyak kenangan manis buat putri Adipati Jepara kala itu. Gadis yang lincah dengan panggilan TRINIL ini semasa kecilnya sering sekali berwisata ke pantai ini bersama Bangsawan Hindia Belanda yaitu Ny. Ovink Soer (Isteri asisten residen) bersama suaminya. Pada saat liburan pertama menjelang kenaikan kelas, mereka selalu mengajak RA Kartini beserta adik-adiknya Roekmini dan Kardinah untuk menikmati keindahan suasana pantai. Kartini dan kedua adiknya mengikuti Ny. Ovink Soer mencari kerang sambil berkejaran menghindari ombak yang menggapai kaki mereka. Kepada Kartini ditanyakan apa nama pantai tersebut. Di jawab dengan singkat "Pantai Bandengan" kemudian Ny. Ovink Soer mengatakan di Holland pun ada pantai yang hampir sama dengan Pantai Bandengan, hanya ada sedikit perbedaan bahwa airnya dingin namanya SCHEVENINGEN. Secara spontan Kartini menyela "..kalau begitu kita sebut saja Pantai Bandengan ini dengan "KLEIN SCHEVENINGEN". Berawal dari hal di atas, maka sampai sekarang Pantai Bandengan terkenal dengan sebutan KLEIN SCHEVENINGEN (bahasa Belanda : KLEIN berarti pantai dan SCHEVENINGEN yaitu nama pantai di negeri Belanda).

Menjelang dewasa, RA Kartini sering datang ke pantai ini untuk merenung dan mencari inspirasi. Dalam keluh kesahnya yang sering disampaikan lewat surat kepada temannya, Stella di negeri Belanda, Kartini kerap kali menceritakan indahnya Pantai Bandengan ini. Selain itu Pantai Bandengan merupakan tempat yang pernah mengukir sejarah perjalanan cita-cita RA Kartini. Di sini RA Kartini dan Mr. Abendanon pernah bertemu untuk mengadakan pembicaraan empat mata berkaitan dengan permohonannya untuk belajar ke negeri Belanda, meskipun akhirnya secara resmi permohonannya kepada pemerintah Hindia Belanda ditarik kembali dan biaya yang sudah disediakan untuk RA Kartini diberikan kepada pemuda asal Sumatera yaitu Agus Salim (KH. Agus Salim).

Sementara itu dikisahkan bahwa obyek wisata Pantai Bandengan memiliki keterkaitan dengan legenda asal usul Kepulauan Karimunjawa. Dalam legenda disebutkan bahwa karena terdorong rasa prihatin akan perilaku anaknya yang nakal/bandel, maka Sunan Muria memerintahkan puteranya yaitu Amir Hasan pergi ke utara menuju sebuah pulau yang nampak "kremun-kremun" dari puncak Gunung Muria. Kepergian ini dengan tujuan untuk memperdalam sekaligus mengembangkan ilmu agama. Kelak pulau yang dituju itu dinamakan Pulau Karimunjawa. Dalam perjalanan itu sampailah Amir Hasan di pantai yang banyak terdapat paya-paya dan ikan bandeng. Sampai sekarang tempat ini dinamakan Desa Bandengan dan pantai yang terletak di desa itu disebut pula Pantai Bandengan

LAPANGAN WOOD BALL

WOOD BALL

Permainan woodball mirip dengan bermain golf, terdiri dari beberapa fairway, minimal 12 fairway dalam satu lapangan. Di dalam satu fairway terdapat start area dan gate area. Setiap pemain memukul bola dari strart area hingga ke gate area sampai memasukan bola. Setiap pukulan dihitung dan diakumulasikan dengan pukulan di fairway lain. Juaranya dilihat dari pemain yang paling kecil scorenya. Fasilitas ini juga terdapat di PANTAI BANDENGAN.

 


Bandengan Beach

Tirto Samudro beach or known as Bandengan beach is located 7 km north of center city. The clear water and white sandy beach is the right place to enjoy the time with family. Most of tourists who come to the beach enjoy playing there. They are kids, teenagers and foreigners. Best time to enjoy the beach is in the morning and afternoon to see the beautiful sunrise and sunset.

In this place, tourists also can enjoy the air and sit on the shelter. This tourism object is quite wide. It is around (±16 ha) and there are many screw pines grown there. The place is suitable for teenager’s activity such as camping, playing volley ball, bicycling or other activities. Besides, moto cross event and kite festival are often held there among regional, national and international. This tourism object is easy to reach by public transportation. It takes 10 minutes by motorcycle or car. Now, there is an alternative way through complex Gelora Bumi Kartini stadium so the distance is nearer.

Besides enjoying the beautiful of the beach, tourists can enjoy the water attractions such as Jet Ski, banana boat, canoe, and swim using float or boat with capacity around 30 people to Panjang Island. Touristscan also make a sand castle and ride ATV in the seashore.

For tourists who want to explore the tourism object in Bandengan beach, they can go around by their private vehicle or use a train. In this tourism object there are many restaurants which serve seafood menu such as fish, shrimp, squid, oysters and crab.

HISTORY

According to the history, Bandengan beach is still related with patriotism, the figure of woman emancipation RA. Kartini. At that time the beach gave many sweet memories for the daughter of Adipati Jepara. When she was child, this agile girl called TRINIL often goes to the beach with Dutch East Indies nobleman, Mrs. Ovink Soer (assistant resident’s wife) with her husband. At the time of second semester holiday, they often invite RA Kartini and her sisters Roekmini and Kardinah to enjoy the beautiful scenery of the beach. Kartini and her sisters followed Mrs. Ovink Soer to seek for some oysters and played at the beach. Kartini asked by Mrs. Ovink Soer “what is the name of the beach?” She answered “Bandengan beach”. Then, Mrs. Ovink Soer said that there was a same beach with Bandengan beach in Netherlands. It called SCHEVENINGEN because the water there was cold. Kartini interrupted her conversation with Mrs. Ovink Soer “so we can call Bandengan beach with KLEIN SCHEVENINGEN”. From the history, Bandengan beach known as KLEIN SCHEVENINGEN (Dutch: KLEIN means beach and SCHEVENINGEN means name of beach in Netherlands).

When she was grown up, RA Kartini often went to this beach to think and find some inspirations. She often expressed her feeling by writing a letter to her friend. Her friend was Stella who lived in Netherlands and Kartini often told the beautiful scenery of Bandengan beach to Stella. Besides that, Bandengan beach was a historical place of RA Kartini’s journey. In this place, RA Kartini and Mr. Abendanon met to have a private talk about her request of permission to study in Netherlands. Unfortunately, her request was rejected by Dutch East Indies Government and it was given to another young man from Sumatera named Agus Salim (KH. Agus Salim).

There is a correlation between the history of Bandengan beach and the legend of Karimunjawa Island. The legend told that Sunan Muria felt sad about the bad behaviour of his son, then he commanded his son (Amir Hasan) to go to the north into an Island that seen “kremun-kremun” (blurry) from the top of Mount Muria. It aimed to develop his religion. Then the island named as Karimunjawa Island. On his way, he arrived in the beach with lot of paya-paya and milkfish (bandeng). Until now, this place called Bandengan village and the beach near the village called Bandengan beach.

WOOD BALL

Playing wood ball is similar with playing golf, it consists of some fairways, and the minimum in one area are 12fairways. In one fairway, there are start area and gate area. Every player hits the ball from start area to gate area until the ball is in. Every hit counted and accumulated with other fairways. The winner is seen from the player with small score. This facility also available at Bandengan beach.

 

 

 

 

 

 

 

Read 538 times Last modified on Tuesday, 16 May 2017 08:41

PILIH BAHASA

English French German Indonesian Italian Portuguese Russian Spanish

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/ticjepar/public_html/modules/mod_wsfbcom/mod_wsfbcom.php on line 18

KALENDER EVENT

June 2017
S M T W T F S
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30