Pantai Kartini

  • Posted on:  Saturday, 28 January 2017 11:33
  • Written by 
Rate this item
(0 votes)
 
 
Obyek Wisata Pantai Kartini terletak 2,5 km ke arah barat dari Pendopo Kabupaten Jepara. Obyek wisata ini berada di kelurahan Bulu kecamatan Jepara dan merupakan obyek wisata alam yang menjadi dambaan wisatawan. Berbagai sarana pendukung seperti dermaga, aquarium Kura-kura , homestay dan lain-lain telah tersedia untuk para pengunjung.
 
Suasana di sekitar pantai yang cukup sejuk memang memberikan kesan tersendiri buat pengunjung, sehingga tempat ini sangat cocok untuk rekreasi keluarga atau acara santai lainnya.
 
Ditempat ini pula para pengunjung dapat melepaskan lelah dengan duduk-duduk di bawah gazebo sambil menghirup udara segar bersama terpaan angin laut. Terdapat pula deretan toko souvenir kerajinan laut yang dapat dijadikan buah tangan para wisatawan. Kawasan dengan luas lahan 3,5 ha ini merupakan kawasan yang strategis, karena sebagai jalur transportasi laut menuju obyek wisata Taman laut Nasional Karimunjawa dan Pulau Panjang. Sekarang juga tersedia sarana transportasi ke Karimunjawa dari dermaga Pantai Kartini yaitu KMP Siginjai (waktu tempuh 4 jam), Kapal Ekspress Bahari (waktu tempuh kurang lebih 2 Jam).
 
 

Di dalam area Pantai Kartini juga terdapat Kura - Kura Raksasa (Kura - Kura Ocean Park) yang di gunakan sebagai wahana edukasi bawah laut, yang sering di sebut oleh masyarakat jepara sebagai SEA WORLD klas Jepara. Untuk lebih mengetahui mengenai Kura - kura Ocean Park, silahkan klik link berikut " KURA - KURA OCEAN PARK "
 
Melalui "Pantai Kartini" pula, kita juga dapat menuju ke "Pulau Panjang" dengan merogoh kocek Rp 20.000 Untuk transportasi kita akan menaiki kapal yang akan mengantarkan kita sampai pulau panjang dan pulang lagi ke dermaga di pantai Kartini. jika ingin menyewa 1 kapal juga di persilahkan dengan bernego harga dengan pemilik kapal tersendiri. Ada apa di "Pulau Panjang", silahkan klik link berikut " PULAU PANJANG "
 
Selain itu Pantai Kartini tidak bisa lepas dari suatu event tradisional yang disebut “LOMBAN”. Event ini merupakan event budaya milik masyarakat Kabupaten Jepara yang berlangsung selama 1 hari tepatnya pada tanggal 8 Syawal atau seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri. Sebetulnya nama obyek wisata Pantai Kartini lebih dikenal dengan sebutan “PEMANDIAN” pikiran mereka langsung tertuju pada satu maksud yaitu Pantai Kartini, bukan obyek wisata yang lain. Istilah “PEMANDIAN” berasal dari kata “MANDI” yang mengandung pengertian “tempat untuk mandi”. Pemakaian kata tersebut kiranya pantas, karena di kawasan obyek wisata Pantai Kartini terdapat sebuah tempat khusus untuk mandi bagi pengunjung pada saat sedang berkunjung. Tempat tersebut memang cocok untuk mandi karena airnya sangat jernih dan lokasi pantainya bersih juga letaknya agak jauh dari keramaian pengunjung.

Letak tempat tersebut tepatnya berada di bagian pantai yang paling barat dan oleh masyarakat dikenal dengan sebutan “PONCOL”.

Biasanya para pengunjung melakukan mandi di tempat ini pada waktu fajar dan sore menjelang senja sekaligus menyaksikan keindahan sunset. Sampai sekarang lokasi ini masih tetap digunakan untuk mandi para penderita sakit kulit gatal-gatal & rematik dengan harapan sakitnya segera sembuh. Sementara itu diriwayatkan bahwa komplek Pantai Kartini dulu merupakan sebuah pulau yang banyak ditumbuhi rerimbunan tanaman kelor, sehingga pulau tersebut terkenal dengan sebutan Pulau KELOR. Saat itu pulau Kelor masih terpisah dengan daratan di Jepara. Oleh karena proses sedimentas, maka lama kelamaan antara pulau-pulau tersebut bersatu. Pulau Kelor dulu didiami oleh seorang Melayu bernama Encik Lanang atas jasanya dalam membantu Belanda dalam perang Bali.

Di komplek Pantai Kartini pula sekaligus tempat pemakaman Encik Lanang dan sampai sekarang makam tersebut selalu diziarahi oleh para nelayan sebelum pesta lomban berlangsung. Selain itu Pantai Kartini juga merupakan bukti sejarah yang tidak akan lepas/sirna dari kehidupan pribadi tokoh emansipasi wanits RA Kartini. Pantai yang jaraknya tidak begitu jauh dari rumah kediaman (Pendopo Kabupaten) dimana beliau dibesarkan ini memang dulu menjadi daerah tujuan wisata bagi keluarga/kerabat Kabupaten untuk beristirahat dan melepas lelah.
 
Di pantai ini pula RA Kartini pada masa kecilnya sering bermain-main dan bercanda ria bersama-sama saudaranya. Akhirnya sebagai ungkapan penghargaan dan untuk mengingat kebesaran perjuangan RA Kartini maka pantai tersebut dinamakan “PANTAI KARTINI”.
 
Contact Person : Joko Wahyu (Manager) - 081 392 368 595
 
 
 

KARTINI BEACH

 

Kartini Beach is one of tourism objects in Jepara Regency located 2.5 km west of Pendopo (an open typical Javanese hall) of Jepara Regency. Situated in Bulu Village of Jepara Subdistrict, this beach becomes one of the most-wanted-beaches to visit. Many facilities are available for tourists such as dock, turtle aquarium, home stays, etc.

The atmosphere around the beach is very fresh to give a good impression for tourists. The place is very suitable for family recreation or any other kinds of relaxing activities.

In this place, tourists can take a rest by sitting under the gazebos while taking the fresh air from the sea. There are many souvenir shops which sell handicrafts.Tourists usually buy it as a gift. This 3.5 ha area becomes a strategic area because it is a sea port to go to Karimunjawa National park and Panjang Island. Nowadays, tourists can go to Karimunjawa via Kartini Beach dock by riding a boat called KMP Siginjai (4-5 hours), or Kartini I (2.5-3 hours), or Ekspress Bahari (± 2 hours).

In Kartini Beach ,there is also Kura - Kura Ocean Park (The Giant Turtle) which as the educational oceantic tourism object.People often call it as the Jepara Sea World.To know more about Kura - Kura Ocean Park,please click on this link  " KURA - KURA OCEAN PARK "

From Kartini Beach, we can also go to "Panjang Island" by the fishermen's boat with 20.000 IDR.The boat will take us to the islang and then bring us back to Kartini Beach's dock again.Or if we want to rent a boat,we just need to make a deal to the boat's owner.For mor information about "Panjang Island" ,please click on this link  " PULAU PANJANG "

Kartini Beach cannot be apart from an annual traditional event called “LOMBAN”. This event is a cultural event of Jepara regency which is held for a day on 8th of shawwal month (a month in Islamic calendar) or a week after Eid al-fitr day. Actually, this beach is well-known as ‘PEMANDIAN’. When local people hear that term, their minds will automatically associate to Kartini Beach. The term “PEMANDIAN” means “a place to take a bath”; it comes from the word “MANDI” which means “taking a bath”. The meaning is related to the place because there is a certain place for tourists to take a bath in the beach. That place is very suitable to take a bath because the water is very clear and the place is very clean. Moreover, it is located quite far from the crowded area.

The bathing place is located in the west of the sea, local people call it as “PONCOL”. Dawn and dusk are perfect moments for many people for bathing because they can take a bath while enjoying the sunrise or sunset. Furthermore,  until now, the place is still believed by locals to be a place to cure illness such as itchy and rheumatic by bathing there. It was told that Kartini Beach area was an island with many kelor plants in it. It made the island well known as Kelor Island. At that time, Kelor island is apart from Jepara land. Because of the sedimentation process overtimes, the island has become one.

In the Kelor island, there was a Malay named Encik Lanang. Encik lanang is famous for his contribution in defeating Dutch in Bali War.

In the area of Kartini Beach lies the tomb of Encik Lanang. Nowadays, people still come as pilgrim. Moreover, Kartini Beach is a historical place which cannot be apart from a private life of women’s Emancipation figure in Indonesia called RA Kartini. The beach is located not too far from her house (it turns into Pendopo of Jepara Regency now) where she grew up. For the family of RA Kartini, this house becomes a place to take a rest or to relax. In this beach also, RA Kartini spent her childhood times with her sisters/brothers. Finally, to memorize and give a tribute to the struggle of RA Kartini, the beach was named as Kartini Beach.

Contact Person : Joko Wahyu (Manager) - 081 392 368 595

 

 

 

 

 

Read 816 times Last modified on Tuesday, 16 May 2017 08:28

PILIH BAHASA

English French German Indonesian Italian Portuguese Russian Spanish

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/ticjepar/public_html/modules/mod_wsfbcom/mod_wsfbcom.php on line 18

KALENDER EVENT

August 2017
S M T W T F S
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31