EMPRAK

Jenis kesenian tradisional yang tumbuh dan berakar di masyarakat yang merupakan perpaduan dari music ,gerak (tari) dan peran (lakon) dengan mengangkat sebuah tema berupa cerita tentang kehidupan dengan maksud memberikan pesan moral kepada masyarakat.

  • Alat music (instrument) pengiring berupa terbang (rebana) besar ,terbang kecil, dan kentongan
  • Rias wajah :ala kadarnya yang penting mennunjukkan kesan lucu / kocak
  • Tempat pentas di antai dengan gelaran tikar (lesehan )

Jumlah pemain minimal 5 orang & maksimal tidak terbatas terdiri perempuan dan laki-laki

  • Alat music (instrument) pengiring berupa terbang (rebana) besar ,terbang kecil, dan kentongan ditambah alat musik modern seperti orgen, gitar, dan suling
  • Rias wajah :cenderung bagus tapi tetap mennunjukkan kesan lucu / kocak
  • Tempat pentas di lantai atau dipanggun

Tema diambil dari kejadian di masyarakat,seperti : kawin lari,kawin paksa, perselisihan rumah tangga, dllyang diakhiri dengan pesan-pesan dan hikmah dari cerita yang dipentaskan. Dalam menyuguhkan suatu cerita juga diselingi dengan lawak/banyolan, tuntunan-tuntunan, penerangan (tentang pertaniaan ,agama, norma, politik, dll )

IV.Pola permainan

  • Tarian khas emprak
  • Lagu-lagu
  • Penutup

Saat ini diJepara terdapat 5(lima)kelompok Emprak yang masih eksis dan aktif yang terdapat di kecamatan Mlonggo,kecamatan Bangsri, dan kecamatan Keling gengan mayoritas pemainnya berusia tua